Skenario adalah alur
cerita game tiap level dan menuju level berikutnya. Skenario disini digunakan
agar game serasa lebih mudah untuk diarahkan sehingga tak melebar. Skenario
digunakan peneliti sebagai alur penyampaian materi game kepada pengguna agar mudah
dipahami. Sebuah Game apalagi pada genre-genre khusus seperti RPG (Role Playing
Game), RTS (Real Time Strategy), Adventure dll.
Tanpa sebuah skenario
yang menarik seolah sayur tanpa kuah, walaupun game tersebut sangat adiktif
tetapi tanpa adanya suatu cerita khusus yang melatarbelakangi kejadian2 dalam
game tersebut, rasa-rasanya game tersebut jadi hambar begitu kita
menyelesaikannya.
Script
Script adalah bahasa
yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam situs yang pada saat
di akses.Jenis script sangat menentukan statis, dinamis, atau interaktifnya
sebuah situs mungkin bisa di maksud juga script itu adalah kode yang dapat
dipasang pada script editor untuk menambahkan fitur-fitur yang kamu inginkan
pada game yang kamu buat, script juga dapat di artikan sekumpulan sintaks
yang membentuk suatu algoritma dari bahasa pemprogramana tertentu. Itu secara
gampangannya.
Ada beberapa syarat
yang harus diperhatikan ketika memilih bahasa pemrograman untuk membuat game,
diantaranya :
Speed
Bahasa script untuk
sebuah game harus memiliki kemampuan berjalan secepat mungkin. Mengapa
dibutuhkan speed pada sebuah script game? Jawabannya adalah karena ketika kita
akan membuat suatu game dengan suatu level, pasti secara logikanya suatu
perilaku karakter dan rintangan yang terdapat didalamnya akan berbeda. Jika,
kita menggunakan bahasa script yang lambat, maka akan memakan waktu yang cukup
lama untuk membuatnya.
Kompilasi dan Interpretasi
Bahasa script jika
ditinjau secara luas diinterpretasikan melalui susunan suatu rangakaian byte.
Interpreter akan melihat script setiap baris, serta penyusunan sesuai maksud
dari script itu sendiri dan melakukan tindakan yang spesifik. Suatu byte akan terkompilasi, dan akan
dikonversi atau diubah dari teks menjadi suatu byte code. Byte code biasanya
lebih padat jika dibandingkan dengan format teks, mengapa disebut lebih padat?
Jawabannya adalah karena kode byte dalam suatu format akan lebih optimal ketika
dieksekusi, sehingga dapat berjalan lebih cepat.
Ekstensibilitas dan Integrasi
Bahasa script sangat
dianjurkan mempunyai akses ke fungsi yang signifikan ke dalam sebuah game.
Sebuah script untuk mengendalikan sebuah karakter misalnya, harus dapat
memiliki kemampuan untuk menanyai game untuk mencari tahu apa y ang bisa
dilihat dan selanjutnya membiarkan game mengerti apa yang harus dilakukan untuk
melakukan aksinya. Kumpulan fungsi yang dibutuhkan untuk mengakses sangat
jarang diketahui ketika bahasa script telah diimplementasikan. Oleh karena itu,
hal ini penting untuk memiliki sebuah bahasa yang dapat dengan mudah memanggil
fungsi atau menggunakan kelas main code dalam sebuah game.
Re-Entrancy
Fungsi ini sering
berguna untuk memanggil script secara ulang sehingga bisa digunakan kembali.
Selain itu fungsi ini dapat berjalan untuk sementara waktu, dan ketika waktu
telah habis maka script bisa ditunda. Dan jika script selanjutnya memiliki
waktu lagi, maka akan menjalankan kembali script yang telah ditunda sebelumnya.
Storyboard
Storyboard
adalah visualisasi ide dari aplikasi atau cerita yang akan dibangun, sehingga
dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan. Storyboard dapat
dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek,
ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene. Storyboard
sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka pembuatan website dan
proyek media interaktif lainnya seperti iklan, film pendek, games, media
pembelajaran interaktif ketika dalam tahap perancangan /desain.
Baru-baru ini istilah
“Storyboard” telah digunakan dibidang pengembangan web, pengembangan perangkat
lunak dan perancangan instruksi untuk mempresentasikan dan menjelaskan kejadian
interaktif seperti suara dan gerakan biasanya pada antarmuka pengguna, halaman
elektronik dan layar presentasi. Sebuah Storyboard media interaktif dapat
digunakan dalam antarmuka grafik pengguna untuk rancangan rencana desain sebuah
website atau project interaktif sebagaimana alat visual untuk perencanaan isi.
Sebaliknya, sebuah
site map (peta) atau flow chart (diagram alur) dapat lebih bagus digunakan
untuk merencanakan arsitektur informasi, navigasi, links, organisasi dan
pengalaman pengguna, terutama urutan kejadian yang susah diramalkan atau
pertukaran audiovisual kejadian menjadi kepentingan desain yang belum
menyeluruh.
Referensi :
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/Storyboard%20dalam%20Media%20Pembelajaran%20Interaktif.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar